polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
akun pro rusia
slot demo
lambe77
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
slot server thailand
disko69
zoro77
dino69
dino69
slot gacor
slot vietnam
March 1, 2024

Yijin 007

Infromasi Hari ini 7 News

Kontroversi Penalti PSG, Ternyata Ada Perbedaan Aturan Handball di Liga Champions dan Premier League!

0 0
2 min read
0 0
Read Time:2 Minute, 21 Second

Bola.net – Sebuah kontroversi terjadi pada laga PSG vs Newcastle. Tuan rumah PSG dapat penalti pada menit 90+5. Kubu Newcastle pun merasa kemenangan mereka ‘dirampok’. Lantas, apa yang membuat penalti untuk PSG itu jadi kontroversi?

PSG menjamu Newcastle pada matchday kelima Grup F fase grup Liga Champions 2023/2024, Rabu (29/11/2023) dini hari WIB. Bermain di Parc des Princes, kedua tim harus puas dengan skor imbang 1-1.

Newcastle unggul lebih dulu. Pada menit ke-24, Alexander Isak membobol gawang PSG. The Magpies hampir menang. Namun, pada menit 90+4, mereka dihukum penalti dan Kylian Mbappe mengeksekusinya dengan sangat baik.

Newcastle protes keras atas keputusan yang dibuat wasit Szymon Marciniak. Namun, wasit asal Polandia itu tidak mengubah keputusannya. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Klaim Kubu Newcastle

Newcastle dihukum penalti setelah Tino Livramento melakukan handball. Nah, sebelum mengenai lengan pemain 21 tahun itu, bola lebih dulu mengenai dada. Hal ini yang membuat kubu Newcastle protes keras.

“Kami kehabisan keberuntungan pada akhirnya. Saya tidak berpikir itu adalah penalti,” ucap manajer Newcastle, Eddie Howe.

MBAPPE EQUALIZES FOR PSG IN STOPPAGE TIME 😨

THIS GROUP! pic.twitter.com/W5WVVJGUnQ

— ESPN FC (@ESPNFC) November 28, 2023

Beberapa pandit dan eks pemain Newcastle juga protes. Jermaine Jenas merasa The Magpies dirampok wasit. Lalu, ada Alan Shearer yang secara terbuka merasa wasit sudah merusak pertandingan.

“Penampilan luar biasa dari setiap pemain. Tidak seharusnya dirusak oleh keputusan yang menjijikkan,” tulisnya di X.

2 dari 4 halaman

Beda Aturan Handball

Duel antara PSG vs Newcastle pada pekan ke-5 fase grup Liga Champions 2023/2025, pemain kedua tim protes pada wasit (c) AP Photo/Christophe Ena

Sebuah ulasan menarik dibuat BBC Sport soal kontroversi handball Livramento. BBC Sport menyoroti adanya perbedaan aturan handball yang diadposi oleh UEFA (dalam hal ini Liga Champions) dan yang berlaku di Premier League.

Di UEFA, Wasit memutuskan handball atau tidak berdasarkan pada pertimbangan berikut ini:

Apakah itu merupakan ‘tindakan yang disengaja’ oleh pemain, yaitu apakah mereka menggerakkan lengannya ke arah bola?;Kedekatan pemain dengan bola dan kecepatan pukulannya pada lengan/tangan;Jika tangan atau lengan berada dalam ‘posisi yang tidak wajar’, – yaitu menjauhi badan.

3 dari 4 halaman

Aturan Handball di Premier League

Fabian Ruiz berduel dengan Anthony Gordon di laga PSG vs Newcastle, Liga Champions 2023/2024 (c) AP Photo/Thibault Camus

Berdasar penjelasan di atas, tidak ada yang mengatur soal bola pantul dalam pertimbangan handball atau tidak. Jadi, wasit Marciniak dan VAR menilai posisi tangan Livramento tidak wajar saat kena bola.

Nah, situasinya berbeda jika terjadi di Premier League. Ada kelonggaran soal handball jika bola lebih dulu mengenai anggota tubuh lain sebelum mengenai bagian lengan.

Atas dasar itu, situasi Livramento tidak akan dihukum penalti jika terjadi di Premier League. Sementara, UEFA belum mengadopsi aturan handball baru yang dipakai di Premier League.

Sumber: BBC Sport

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.