polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
akun pro rusia
slot demo
lambe77
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
slot server thailand
disko69
zoro77
dino69
dino69
slot gacor
slot vietnam
March 1, 2024

Yijin 007

Infromasi Hari ini 7 News

5 Pelajaran dari Hasil Imbang Galatasaray 3-3 Man United: Ziyech Super, Onana Kenapa Lagi Sih?

0 0
3 min read
0 0
Read Time:3 Minute, 8 Second

Bola.net – Drama enam gol tersaji dalam duel Galatasaray vs Manchester United. Dua tim ini menyuguhkan sajian laga seru yang berakhir imbang dengan skor 3-3, Kamis 30 November 2023 dini hari WIB.

Bermain di Rams Park, matchday 5 Grup A Liga Champions 2023/2024, Galatasaray tampak percaya diri meladeni MU di laga krusial. Kedua tim sama-sama menjaga peluang lolos ke babak 16 besar, pertandingan berlangsung ketat.

Kali ini MU sebenarnya unggul lebih dahulu lewat gol-gol Alejandro Garnacho (11′), Bruno Fernandes (18′), dan Scott McTominay (55′). Galatasaray membalas melalui brace Hakim Ziyech (29′, 62′) dan gol Karem Akturkoglu (71′).

Hasil imbang 3-3 tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Grup A Liga Champions 2023/2024. MU tertahan di dasar klasemen, Galatasaray di peringkat tiga.

Selain itu, paling tidak ada lima pelajaran yang tersisa dari pertandingan ini. Apa saja? Yuk cek selengkapnya, Bolaneters!

1 dari 7 halaman

1. Kemenangan yang terbuang

Kemenangan sudah di depan mata untuk Manchester United. Mereka bermain lebih baik di awal laga dan sempat unggul 3-1, selisih dua gol seharusnya aman.

Nahas, MU justru membuat kesalahan-kesalahan sendiri, khususnya di lini belakang. Mereka membiarkan Galatasaray menciptakan peluang dengan mudahnya. Bahkan jumlah tembakan on target Galatasaray masih lebih banyak.

2 dari 7 halaman

2. Hakim Ziyech lagi on fire

2 – Hakim Ziyech is the third player on record (2003-04 onwards) to score two direct free-kick goals in a Champions League game, after Cristiano Ronaldo against Zürich in September 2009 and Neymar vs Crvena Zvezda in October 2018. Gift. pic.twitter.com/xj2WaXkPKC

— OptaJoe (@OptaJoe) November 29, 2023

Pertandingan ini adalah panggungnya Hakim Ziyech. Winger Maroko ini membungkus dua gol dan membuat satu assist, terlibat langsung dalam ketiga gol tim.

Ziyech sepertinya mulai menemukan lagi level permainan terbaiknya bersama Galatasaray. Dia diberi kebebasan bergerak di lini serang, membangun serangan dan menuntaskan peluang.

3 dari 7 halaman

3. Tifosi Galatasaray

Salah satu pertunjukan terbaik di pertandingan kali ini tidak hanya terlihat di lapangan. Tribun penonton yang mengelilingi para pemain pun menunjukkan aksi-aksi luar biasa.

Tifosi Galatasaray benar-benar memainkan peran mereka sebagai pemain ke-13 di laga ini. Mereka membuat stadion bergetar, tentu sedikit-banyak ada pengaruhnya kepada para pemain MU.

4 dari 7 halaman

4. Andre Onana bermasalah lagi

33 – Manchester United have conceded 33 goals in all competitions this season, the most in their opening 20 matches of any season since 1962-63 (43). Concern. pic.twitter.com/bKcR6sLcXK

— OptaJoe (@OptaJoe) November 29, 2023

Jika diperhatikan, proses tiga kebobolan MU kali ini cukup mengecewakan. Dua gol Ziyech dan satu gol Akturkoglu seharusnya bisa dihindari, masalahnya ada di pos penjaga gawang.

Andre Onana lagi-lagi bermain buruk di pertandingan ini. Dia gagal mengantisipasi dua tembakan tendangan bebas Ziyech yang seharusnya tidak begitu sulit. Tekanan bermain di MU sepertinya masih sulit diatasi Onana.

5 dari 7 halaman

5. Peluang lolos masih terbuka

Hasil imbang ini membuat situasi masih sangat terbuka. MU ada di dasar klasemen dengan 4 poin, lalu Galatasaray dan FC Copenhagen di atasnya dengan 5 poin.

Masih ada satu laga sisa di matchday terakhir. Copenhagen dan Galatasaray bakal saling sikut. MU, nahasnya, harus menghadapi Bayern Munchen dan mengharapkan kemenangan. Peluang lolos terbuka, tapi sulit.

6 dari 7 halaman

Susunan pemain

GALATASARAY (4-2–3-1): Fernando Muslera; Sacha Boey, Abdulkerim Bardakci, Kaan Ayhan, Angelino (83′ Victor Nelsson); Tanguy Ndombele (60′ Sergio Oliveira), Lucas Torreira; Hakim Ziyech (82′ Baris Yilmaz), Dries Mertens (60′ Karem Akturkoglu), Wilfried Zaha (88′ Karem Demirbay); Mauro Icardi.

Pelatih: Okan Buruk

MANCHESTER UNITED (4-2-3-1): Andre Onana; Aaron Wan-Bissaka (78′ Diogo Dalot), Harry Maguire, Victor Lindelof, Luke Shaw; Scott McTominay, Sofyan Amrabat (58′ Kobbie Mainoo); Antony, Bruno Fernandes, Alejandro Garnacho (78′ Facundo Pellistri); Rasmus Hojlund (58′ Anthony Martial).

Pelatih: Erik ten Hag

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.